Pikiranku buntu...
Tatapanku kosong...
Hatiku bimbang... hancur... terluka...
Tubuhku tak berdaya...
Tulangku rapuh...
Namun hanya air suci ini yang terus mengalir tak henti-hentinya...
Aku tidak memiliki semangat itu lagi...
Aku bukan aku saat sedia kala...
Saat bersama sahabatku...
Dikala kesenangan melukiskan garis cintaku...
Ku ceritakan semua kebahagiaanku...
Ku dapat merasakan mekarnya bunga dihatiku...
Aku terus menari... tersenyum...
Hingga ku dapat merasakan angin yang begitu lembut menyapu rambutku...
Seolah angin itu ingin mengajakku pergi ke pulau cinta...
Namun kini...
Hatiku rapuh...
Lagi-lagi ku rasakan pahit ini...
Sampai kapan ku menahan kesabaran ini...
Kapan aku bisa merasakan kebahagiaan itu...
Dimana cinta itu bersembunyi...
Beritahu aku wahai angin...
Aku ingin menari dengan cintaku...
Di pulau cinta bersama pangeranku...
dan aku ingin...
Angin yang menjadi saksi akan cerita cintaku...
Selasa, 27 Maret 2012
Cerpen
UNIQ
Sudah hampir dua tahun, aku menjadi mahasiswa di Gunadarma. Kebetulan Chandra-Pacarku kuliah di kampus ini. Dia duduk di kelas 2EB13. Aku senang sekali, karena selain bisa selalu bersama Chandra, aku memiliki sobat yang dapat menerimaku apa adanya,,,Lasma namanya…
Hooooorrreee…
Teriakan teman-teman sekelas yang bergembira karena jam mata kuliah telah selesai, kelas yang tadinya hening menjadi ramai dipenuhi oleh canda tawa mahasiswa.
Tiba-tiba saja sahabatku mulai memprotes penampilanku. “apa kamu sadar?? Penampilanmu beda dari anak-anak lainnya..” Ucapnya yang mulai mengeluarkan pendapatnya tentang diriku.
Katanya aku sangat mungil, dengan badanku yang 145cm, raut wajahku terlihat unik seperti hamster, rambutku seperti landak yang mungkin terlihat sangat tipis.
dia juga berkata kalau aku bagaikan peri. Katanya hatiku seperti cahaya yang bersinar terang namun tidak menyilaukan. Aku tambah tidak mengerti apa maksudnya berkata seperti itu, saat ia menatapku dengan tatapan yang beda dari biasanya dia langsung melanjutkan perkataannya,” Sebenarnya aku mencintai Chandra, kekasihmu..”
“apa…??” Aku langsung teriak histeris saat ia mengucapkan kata terakhirnya tadi. sejak saat itu aku berfikir, sebenarnya ada apa sibalik semua ini?? Padahal selama ini kami bagai pinang dibelah dua. Suka duka kami hadapi bersama. Ia selalu ada saat aku merasa kesepian dan ia selalu membuatku nyaman. Namun sekarang sungguh semua ini berada diluar dugaanku. Mengapa ia mencintai orang yang jelas-jelas setiap waktu aku selalu curhat tentang isi hatiku pada Lasma tentang kekasihku.
Aku tahu hidup memang penuh arti dan aku sadar tak ada yang tak mungkin.
“aku masih dililit Tanya tentang cintamu sampai datang keraguanku yang membuyarkan kesetiaanmu padaku. Mengapa kau mau jadi kekasihku?? Padahal kau tahu, aku berbeda dengan mereka, aku aneh, orang-orang sering mengejekku” Tanyaku pada Chandra.
“apa kau mau tahu tentang perasaanku padamu? Sentuhlah dadamu dan rasakan dalam-dalam..getar rinduku tak pernah berpaling dari sisimu sampai detik ini. Tak pernah ku ingkari, aku selalu menemukan arti kebahagiaan saatku berada disisimu. Aku tak pernah menyesal memilihmu sebagai kekasihku. Tak ada kata yang harus aku sembunyikan kalau pada kenyataanya aku sangat mencintaimu. Lagipula kau sangat berbakat, kau bisa berorganisasi, kau bisa membuat puisi yang sangat menyentuh hati, suaramu juga enak didengar. Selain itu, kau benar-benar peduli dengan apa yang ada di sekitarmu. Apa kau sadar? Kau sangat istimewa. Tapi tunggu, mengapa tiba-tiba kau bertanya seperti ini?” Balasnya sambil memandangku penuh keheranan.
“ Entah mengapa aku takut kehilangan dirimu” Ujarku. “Tidak. Aku tidak akan meninggalkanmu, percayalah” Jawabnya dengan nada kepastian.
Setelah beberapa hari, ku lihat Lasma tampak murung, tidak biasanya ia sering melamun sendirian. Aku mencoba mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi. Tanpa berfikir panjang aku bergegas mengikutinya dari belakang.
“Plaaakkk…”
“hai..Apa kabar?? Sedang apa kamu disini?” Terdengar olehku suara yang tidak asing ditelinga. Ternyata dia Linduben, ketua kelas saat semester 1 dan 2. Dia sedang bersama dengan Isti, Dewi, Dame dan Atdoben saudara kembarnya.
“Sssstttt…”
“kabar baik. Udah ya, aku lagi buru-buru nih. Maaf yah.”Ujarku sambil terus berjalan mengikuti ke arah Lasma pergi. Terlihat olehku Lasma memasuki Cafe tempat dimana aku selalu pergi ke cafe ini bersamanya. Lalu aku berjalan memasuki Cafe “Dexi_Child Gaol”. Tampak olehku Lasma mendekati seorang pria dan ternyata pria itu Chandra, kekasihku.
Padahal aku sangat percaya dengan omongannya saat itu. Langsung saja aku mensdekati mereka dan akupun berkata pada mereka bahwa aku muak dengan tingkah mereka. Lalu, aku bergegas pergi meninggalkan Cafe itu walaupun sempat pada awalnya mereka so’ ingin memberi penjelasan padaku namun aku tidak menghiraukan mereka.
Menurutku mereka sama seperti yang lainnya. Tak ada yang mengwerti perasaanku. Aku seperti terbangun dari mimpi yang panjang, tertampar warasku oleh cinta yang memaksaku untuk membenci sahabatku. Beberapa kali Lasma mencoba menghubungiku lewat HP, namun aku sengaja tidak mau mengangkatnya karena aku tidak sanggup menerima kenyataan ini.
“Uniq…tunggu…” Teriak Lasma sambil berusaha mengejarku. “ Ada apa? Sudah puas kamu merampas semua kebahagiaanku, atau justru malah kurang? Jadi ini yang namanya sahabat? Ga’ nyangka yah, orang yang selama ini aku percaya ternyata ga beda dari seorang pecundang” Ucapku sambil berlogat sinis.” Awalnya ku lihat adalah cahaya terang merona diwajahmu. Kini, hanya gelap yang menggantung di kepala”Sambungku. Aku langsung pergi meninggalkannya. Namun ia terus saja berusaha memberi penjelasan. Akhirnya aku mau mendengarkannya. “Niq.. kamu salah. Aku nggak seperti yang kamu fakir. OK. Sekarang aku jujur. Sebentar lagi kita gak akan bisa bersama-sama seperti dulu lagi” Jelasnya dengan air mata yang mulai mengalir melewati pipi indahnya bagai embun yang jatuh di kegelapan malam.
Awalnya aku tak percaya apa yang ia katakan, lalu ia melanjutkan perkataannya. “ Orang tuaku bilang, kami sekeluarga harus pindah ke Paris karena ayahku dipindahtugaskan ke sana. Kamu masih ingat Niq? Saat aku bilang aku menyukai Chandra? Sebenarnya bukan itu maksudku. Maksud aku berbicara seperti itu, supaya kamu gak sedih saat aku pergi nanti. Supaya ada yang bisa menggantikan posisiku dihatimu. Saat itu aku menemui Chandra hanya sekedar menitip pesan agar ia benar-benar tulus mencintaimu dan mau menemanimu saat kamu merasa kesepian karena aku nggak akan penah bisa kayak gitu lagi Niq.. dan aku benar-benar minta maaf atas semua perilaku ku padamu yang mungkin membuatmu menjadi kesal kepadaku”.
Saat kata-kata itu terlontar dari bibirnya, aku takjub mendengarnya. Kini suka telah menjelma nestapa, berkubung nelangsa diayun luka. Tak terasa air mata ini mulai mengalir. Tangis ini karena rasa penyesalanku yang begitu mendalam. Tak seharusnya aku berburuk sangka kepada sahabatku yang selama ini selalu membuat aku bahagia. Aku memang sangat bodoh. Namun, apa boleh buat?? Nasi sudah menjadi bubur.
Saat ini aku benar-benar merasa kehilangan. Yang awalnya ku fakir kehilangan Chandra, namun ternyata aku kehilangan sahabat terbaikku yang tak akan pernah tergantikan oleh siapapun yaitu Lasma si wanita berhati emas..
penulis : xsa nency ellicia
Sudah hampir dua tahun, aku menjadi mahasiswa di Gunadarma. Kebetulan Chandra-Pacarku kuliah di kampus ini. Dia duduk di kelas 2EB13. Aku senang sekali, karena selain bisa selalu bersama Chandra, aku memiliki sobat yang dapat menerimaku apa adanya,,,Lasma namanya…
Hooooorrreee…
Teriakan teman-teman sekelas yang bergembira karena jam mata kuliah telah selesai, kelas yang tadinya hening menjadi ramai dipenuhi oleh canda tawa mahasiswa.
Tiba-tiba saja sahabatku mulai memprotes penampilanku. “apa kamu sadar?? Penampilanmu beda dari anak-anak lainnya..” Ucapnya yang mulai mengeluarkan pendapatnya tentang diriku.
Katanya aku sangat mungil, dengan badanku yang 145cm, raut wajahku terlihat unik seperti hamster, rambutku seperti landak yang mungkin terlihat sangat tipis.
dia juga berkata kalau aku bagaikan peri. Katanya hatiku seperti cahaya yang bersinar terang namun tidak menyilaukan. Aku tambah tidak mengerti apa maksudnya berkata seperti itu, saat ia menatapku dengan tatapan yang beda dari biasanya dia langsung melanjutkan perkataannya,” Sebenarnya aku mencintai Chandra, kekasihmu..”
“apa…??” Aku langsung teriak histeris saat ia mengucapkan kata terakhirnya tadi. sejak saat itu aku berfikir, sebenarnya ada apa sibalik semua ini?? Padahal selama ini kami bagai pinang dibelah dua. Suka duka kami hadapi bersama. Ia selalu ada saat aku merasa kesepian dan ia selalu membuatku nyaman. Namun sekarang sungguh semua ini berada diluar dugaanku. Mengapa ia mencintai orang yang jelas-jelas setiap waktu aku selalu curhat tentang isi hatiku pada Lasma tentang kekasihku.
Aku tahu hidup memang penuh arti dan aku sadar tak ada yang tak mungkin.
“aku masih dililit Tanya tentang cintamu sampai datang keraguanku yang membuyarkan kesetiaanmu padaku. Mengapa kau mau jadi kekasihku?? Padahal kau tahu, aku berbeda dengan mereka, aku aneh, orang-orang sering mengejekku” Tanyaku pada Chandra.
“apa kau mau tahu tentang perasaanku padamu? Sentuhlah dadamu dan rasakan dalam-dalam..getar rinduku tak pernah berpaling dari sisimu sampai detik ini. Tak pernah ku ingkari, aku selalu menemukan arti kebahagiaan saatku berada disisimu. Aku tak pernah menyesal memilihmu sebagai kekasihku. Tak ada kata yang harus aku sembunyikan kalau pada kenyataanya aku sangat mencintaimu. Lagipula kau sangat berbakat, kau bisa berorganisasi, kau bisa membuat puisi yang sangat menyentuh hati, suaramu juga enak didengar. Selain itu, kau benar-benar peduli dengan apa yang ada di sekitarmu. Apa kau sadar? Kau sangat istimewa. Tapi tunggu, mengapa tiba-tiba kau bertanya seperti ini?” Balasnya sambil memandangku penuh keheranan.
“ Entah mengapa aku takut kehilangan dirimu” Ujarku. “Tidak. Aku tidak akan meninggalkanmu, percayalah” Jawabnya dengan nada kepastian.
Setelah beberapa hari, ku lihat Lasma tampak murung, tidak biasanya ia sering melamun sendirian. Aku mencoba mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi. Tanpa berfikir panjang aku bergegas mengikutinya dari belakang.
“Plaaakkk…”
“hai..Apa kabar?? Sedang apa kamu disini?” Terdengar olehku suara yang tidak asing ditelinga. Ternyata dia Linduben, ketua kelas saat semester 1 dan 2. Dia sedang bersama dengan Isti, Dewi, Dame dan Atdoben saudara kembarnya.
“Sssstttt…”
“kabar baik. Udah ya, aku lagi buru-buru nih. Maaf yah.”Ujarku sambil terus berjalan mengikuti ke arah Lasma pergi. Terlihat olehku Lasma memasuki Cafe tempat dimana aku selalu pergi ke cafe ini bersamanya. Lalu aku berjalan memasuki Cafe “Dexi_Child Gaol”. Tampak olehku Lasma mendekati seorang pria dan ternyata pria itu Chandra, kekasihku.
Padahal aku sangat percaya dengan omongannya saat itu. Langsung saja aku mensdekati mereka dan akupun berkata pada mereka bahwa aku muak dengan tingkah mereka. Lalu, aku bergegas pergi meninggalkan Cafe itu walaupun sempat pada awalnya mereka so’ ingin memberi penjelasan padaku namun aku tidak menghiraukan mereka.
Menurutku mereka sama seperti yang lainnya. Tak ada yang mengwerti perasaanku. Aku seperti terbangun dari mimpi yang panjang, tertampar warasku oleh cinta yang memaksaku untuk membenci sahabatku. Beberapa kali Lasma mencoba menghubungiku lewat HP, namun aku sengaja tidak mau mengangkatnya karena aku tidak sanggup menerima kenyataan ini.
“Uniq…tunggu…” Teriak Lasma sambil berusaha mengejarku. “ Ada apa? Sudah puas kamu merampas semua kebahagiaanku, atau justru malah kurang? Jadi ini yang namanya sahabat? Ga’ nyangka yah, orang yang selama ini aku percaya ternyata ga beda dari seorang pecundang” Ucapku sambil berlogat sinis.” Awalnya ku lihat adalah cahaya terang merona diwajahmu. Kini, hanya gelap yang menggantung di kepala”Sambungku. Aku langsung pergi meninggalkannya. Namun ia terus saja berusaha memberi penjelasan. Akhirnya aku mau mendengarkannya. “Niq.. kamu salah. Aku nggak seperti yang kamu fakir. OK. Sekarang aku jujur. Sebentar lagi kita gak akan bisa bersama-sama seperti dulu lagi” Jelasnya dengan air mata yang mulai mengalir melewati pipi indahnya bagai embun yang jatuh di kegelapan malam.
Awalnya aku tak percaya apa yang ia katakan, lalu ia melanjutkan perkataannya. “ Orang tuaku bilang, kami sekeluarga harus pindah ke Paris karena ayahku dipindahtugaskan ke sana. Kamu masih ingat Niq? Saat aku bilang aku menyukai Chandra? Sebenarnya bukan itu maksudku. Maksud aku berbicara seperti itu, supaya kamu gak sedih saat aku pergi nanti. Supaya ada yang bisa menggantikan posisiku dihatimu. Saat itu aku menemui Chandra hanya sekedar menitip pesan agar ia benar-benar tulus mencintaimu dan mau menemanimu saat kamu merasa kesepian karena aku nggak akan penah bisa kayak gitu lagi Niq.. dan aku benar-benar minta maaf atas semua perilaku ku padamu yang mungkin membuatmu menjadi kesal kepadaku”.
Saat kata-kata itu terlontar dari bibirnya, aku takjub mendengarnya. Kini suka telah menjelma nestapa, berkubung nelangsa diayun luka. Tak terasa air mata ini mulai mengalir. Tangis ini karena rasa penyesalanku yang begitu mendalam. Tak seharusnya aku berburuk sangka kepada sahabatku yang selama ini selalu membuat aku bahagia. Aku memang sangat bodoh. Namun, apa boleh buat?? Nasi sudah menjadi bubur.
Saat ini aku benar-benar merasa kehilangan. Yang awalnya ku fakir kehilangan Chandra, namun ternyata aku kehilangan sahabat terbaikku yang tak akan pernah tergantikan oleh siapapun yaitu Lasma si wanita berhati emas..
penulis : xsa nency ellicia
Tugas 2 Bahasa Inggris Bisnis 2
TOEFL EXERCISE (skill 1-3) : Choose the letter of the underlined word or group of words that is not correct.
1. Nobody know(A) when the process(B) of glass-making was(C) invented(D).
Answer : A.know
# Because the subject singular (nobody). So knows not know
2. The languages of the world presents(A) a vast array(B) of structural similarities(C) and differences(D).
Answer : A.presents
# Because the subject plural (the languages) . So present not presents
3. The rise of multinationals have(A) resulted(B) in a great deal of legal ambiguity because multinationals can(C) operate(D) in so many jurisdictions.
Answer : A.have
# Because the subject singular (the rise of multinationals), so has not have
4. All of the east-west interstate highways in the United States has(A) even numbers(B), while north south interstate highways are(C) odd-numbered(D).
Answer:A.has
# Because the subject singular (all of east-west interstate highways) ,so has not have.
5. When(A) a massive star in the large magellanic cloud exploded(B) in 1987, a wave of neutrinos were(C) detected(D) on earth.
Answer : C.were
#Because the sentence has a singular subject, (a wave of neutrinos) but we must focus only at a wave. so was not were
6. Every open space in the targeted(A) area that has(B) grass and a few bushes are(C) occipied(D) by the white-crowned sparrow.
Answer : C.are
#The subject is "a few bushes", which has singular meaning. So is not are
7. Krakatoa is remembered(A) as the volcano that put(B) so much ash into the air that sunsets the world was affected(C) for two years afterward(D).
Answer : C.was affected
#"was affected" is deserve for "that sunsets" as the subject, which has plural meaning. So were affected not was affected.
8. The term “Yankee” was(A) originally a nickname for people from new england, but now anyone from united states are(B) referred(C) to as(D) a Yankee.
Answer : B. Are
#Because 'anyone from United State' is a subject which has singular meaning.So is not are.
9. A network of small arteries, mostly sandwiched(A) between the skin and the underlying(B) muscles, supply(C) blood(D) to the face and scalp.
Answer : C. Supply
#Because a network is singular so supply not supplies.
10. Mesquite is(A) a small(B) tree in the southwest who(C) can withstand(D) the severest drought.
Answer : C.who
#The subject (mesquite) not people is noun so which not who.
1. Nobody know(A) when the process(B) of glass-making was(C) invented(D).
Answer : A.know
# Because the subject singular (nobody). So knows not know
2. The languages of the world presents(A) a vast array(B) of structural similarities(C) and differences(D).
Answer : A.presents
# Because the subject plural (the languages) . So present not presents
3. The rise of multinationals have(A) resulted(B) in a great deal of legal ambiguity because multinationals can(C) operate(D) in so many jurisdictions.
Answer : A.have
# Because the subject singular (the rise of multinationals), so has not have
4. All of the east-west interstate highways in the United States has(A) even numbers(B), while north south interstate highways are(C) odd-numbered(D).
Answer:A.has
# Because the subject singular (all of east-west interstate highways) ,so has not have.
5. When(A) a massive star in the large magellanic cloud exploded(B) in 1987, a wave of neutrinos were(C) detected(D) on earth.
Answer : C.were
#Because the sentence has a singular subject, (a wave of neutrinos) but we must focus only at a wave. so was not were
6. Every open space in the targeted(A) area that has(B) grass and a few bushes are(C) occipied(D) by the white-crowned sparrow.
Answer : C.are
#The subject is "a few bushes", which has singular meaning. So is not are
7. Krakatoa is remembered(A) as the volcano that put(B) so much ash into the air that sunsets the world was affected(C) for two years afterward(D).
Answer : C.was affected
#"was affected" is deserve for "that sunsets" as the subject, which has plural meaning. So were affected not was affected.
8. The term “Yankee” was(A) originally a nickname for people from new england, but now anyone from united states are(B) referred(C) to as(D) a Yankee.
Answer : B. Are
#Because 'anyone from United State' is a subject which has singular meaning.So is not are.
9. A network of small arteries, mostly sandwiched(A) between the skin and the underlying(B) muscles, supply(C) blood(D) to the face and scalp.
Answer : C. Supply
#Because a network is singular so supply not supplies.
10. Mesquite is(A) a small(B) tree in the southwest who(C) can withstand(D) the severest drought.
Answer : C.who
#The subject (mesquite) not people is noun so which not who.
Rabu, 21 Maret 2012
MENGHADIRI ACARA MARIO TEGUH GOLDEN WAYS
Saya sudah terbilang sering menghadiri acara yang diselenggarakan oleh stasiun televisi yaitu metro tv acara itu diberi judul “Mario Teguh Golden Ways”. Acara ini ditayangkan setiap hari dimana minggu jam 7 malam di metro tv.
Saya sangat kagum kepada bapak Mario Teguh karena beliau sangat pintar untuk memberikan berbagai cara yang harus dilakukan agar hidup bisa menjadi lebih bermakna. Acara ini merupakan acara untuk memotivasi masyarakat Indonesia untuk selalu berlaku baik dan mengerti apa yang harus dilakukan agar dapat mendapatkan kehidupan yang di cita-citakan. Karena acara ini sangat positif sekali. Saya sangat berminat menjadi penonton yang langsung hadir dalam acara tersebut.
Saya mencatat sedikit mengenai apa-apa saja yang dijelaskan oleh Bapak Mario Teguh dalam berbagai tema, diantaranya: Salah Berhasrat, Hidup Ini Tidak Sementara, dan Reaksi Pengubah Hidup
Dibawah ini merupakan penuturan dari Bapak Mario Teguh dengan berbagai tema diatas…
SALAH BERHASRAT
Hasrat merupakan keinginan yang memajukan. Ada 3 hal yang boleh dijadikan hasrat, yaitu:
1. Hasrat kedudukan
Contohnya yaitu permintaan seorang pria menjadi suami kepada seorang wanita.
2. Hasrat Pangkat
Mencapai kualitas dari suatu kelompok
3. Hasrat Derajat
Memiliki : kebenaran, penampilan, pikiran (yang dipertajam), hati, tindakan
(pembuktian dari semua).
Derajat yang baik itu adalah sebaik-baiknya manusia dimana derajat itu bermanfaat bagi orang terdekat bahkan orang yang tidak mengenal kita.
Menjadi orang baik perlu 2 hal yaitu benar dan santun. Bila santun yang terlalu tetapi tidak benar merupakan hal yang menyebalkan.
Kita harus bisa mengembangkan cara-cara untuk selalu menjadi pribadi yang menarik. Contohnya: pada dasarnya pria adalah makhluk yang cepat bosan dan membenci yang rutin. Maka cobalah ubah kebiasaan-kebiasaan sehari-hari yang menjadikan lebih baik dan lebih baik lagi.
Pengertian adalah ilmunya kehidupan. Hasrat yang baik itu dari pengertian yang baik. Dengan begitu kita dapat mengetahui benar/salah. Dari tindakan yang kita lakukan. Orang yang cepat salah itu sesungguhnya cepat benar.
Hasrat yang indah adalah hidup ikhlas dalam kebaikan, bila ditipu percaya bahwa yang dilakukannya untuk menipuku tidak akan memiskinkanku. Karena hanya Tuhan yang memberikan riski kepadaku.
Bila kita ikhlas sesungguhnya kita tidak akan bersahabat pada orang buruk, sehingga tidak akan berhutang keburukan. Jika kita bergaul dengan orang baik, kita akan berhutang budi. Orang yang berbudi adalah orang yang baik.
Banyak orang yang belum meraih pangkat dan kedudukan sudah sombong. Hal demikian akan mempersulit pencapaian hasratnya karena orang lain akan berusaha menggagalkannya maka jangan memberitahukan apa yang kita inginkan, kecuali orang itu mau membantu kita untuk mencapainya.
Tuhan itu sebenarnya sabar, bila kita terus melakukan kesalahan, Tuhan akan melayaninya. Namun sadarlah bahwa kita tidak mempunyai banyak waktu didunia ini sehingga saat kita merasa sakit hati jangan melakukan kesalahan yang sama.
Kita boleh membalas kesalahan orang lain namun dengan menggunakan cara yang bijak. Memang membalas itu tidak ada yang melarang tapi akan lebih baik bila kita memaafkan. Dengan kita membalas, kita hanya bisa menurunkan orang, sehingga tetaplah menyayanginya. Karena dengan demikian Tuhanlah yang akan membalas dengan memuliakannya. Dengan demikian kita telah membatalkan hak kita untuk membalas.
Ada pertanyaan yang berbunyi seperti ini:
Terkadang pria memiliki hasrat untuk memiliki istri yang lebih dari satu. Dengan asumsi bila suatu saat nanti wanita lebih banyak dari pria, sehingga ada berbagai pilihan bagi wanita yang sulit mendapatkan suami…
1. menggangu suami orang
2. apakah harus menjadi PSK
3. atau dipoligami
Dengan permasalahan seperti ini, bagaimana mendapatkan hasrat kita pada kondisi seperti ini…
Lalu pak Mario menjawab: orang jarang sekali meminta pendapat. Orang jarang sekali meminta untuk disetujui karena pada dasarnya mereka sudah merasa cukup damai. Apapun keyakinan kita, sesungguhnya orang itu bisa membantu tanpa menikahinya tapi menikahinya. Tidak ada orang tua yang mengijinkan anaknya untuk dipoligami, tetapi dirinya sendiri mengatakan ”mau”.
Kesimpulannya: marilah menjadi pribadi yang ikhlas dalam kebaikan lalu perhatikanlah apa yang akan terjadi.
HIDUP INI TIDAK SEMENTARA
Sikap kita hari ini menentukan bentuk kehidupan kita dimasa depan. Fokuslah pada yang sekarang karena hal itu akan menentukan apa yang akan kita dapatkan nanti.
Jiwa yang kaya adalah jiwa yang damai. Tujuan dari semua keberhasilan adalah pulang ke rumah dengan perasaan damai.
Semua penderitaan adalah pemberitahuan diri untuk memperkuat diri lalu berdoalah dalam kebaikan.
Keutuhan kita adalah memenangkan kehidupan dimana hidup untuk selalu ingat akan kejadian yang terjadi dalam hidup dan berusaha untuk melakukan yang lebih baik.
Hidup sementara adalah hidupya badan namun kualitas kehidupan jiwa tidak smentara.sehingga jangan dipikirkan kehidupan akhir dari kehidupan kita. Bekerjalah seperti kita tidak akan dipanggil oleh Tuhan. Lalu beribadahlah seolah kita akan dipanggil oleh Tuhan.
Kekhawatiran tidak membatalkan apapun yang akan terjadi tetapi pasti menyadap kemampuannya / kekuatannya hari ini. Khawatirlah diri kalau tidak bekerja keras.
Sadarlah orang yang hebat adalah orag yang digunakan untuk sesuatu yang hebat.
Marilah berfokus pada yang baik lalu dalamkanlah kecintaan anda pada pekerjaan anda, lalu perhatikanlah yang akan terjadi.
REAKSI PENGUBAH HIDUP
Kehidupan isinya kejadian yang baik / buruk. Apapun yang terjadi meyakinkannya sebagai alat untuk menjadi kuat.
Kejadian yang terjadi kepada kita banyak hal yang tidak kita pilih contonya gempa,dll. Tapi keputusan kita pada masalah yang demikian itu, bila kita bereaksi baik akan mendapat reaksi yang baik dari orang lain.
Kehidupan ini tidak mengijinkan perjalanan yang lapang dan datar. Kehidupan mempunyai 2 arah perjalanan yaitu naik dan turun. Saat kita menua, melupa dan melambat kita harus bisa mendapatkan hasil yang lebih besar.
Orang yang harus berhati-hati adalah orang yang merasa hidupnya begini-begini saja. Sesungguhnya hal itu justru akan melemahkannya. Berarti dia tidak lebih baik dari yang seharusnya dia kerjakan. Karena dia sedang diberitahu pada perasaan ketidakberdayaannya itu.
Reaksi yang dibutuhkan untuk mengubah hidup yaitu:
1. melihat sesuatu yang harus diperbaiki
2. melakukan sesuatu dengan bertindak
3. nasihat orang untuk membantu
4. berdoa
Takdir tidak merampas sesuatu, takdir merupakan sesuatu yang harus diperhatikan.
Berlakulah damai dan bersyukur. Bereaksi santun pada orang dengan tidak marah jika haknya dirampas karena dia sadar dalam pengamatan Tuhan.
Kita kadang merasa kecil hati dalam berlaku di kehidupan kita. Percayalah bahwa kita akan mengalami kejadian yang tidak kita pilih. Sehingga kualitas dari reaksi kita terhadap kejadian tersebut adalah menagislah sebentar seperti menangisnya orang besar dan marahlah sebentar seperti marahnya orang bijak. Pilihlah reaksi yang memuliakan kehidupan dan orang lain, lalu perhatikan apa yang akan terjadi…
Saya sangat kagum kepada bapak Mario Teguh karena beliau sangat pintar untuk memberikan berbagai cara yang harus dilakukan agar hidup bisa menjadi lebih bermakna. Acara ini merupakan acara untuk memotivasi masyarakat Indonesia untuk selalu berlaku baik dan mengerti apa yang harus dilakukan agar dapat mendapatkan kehidupan yang di cita-citakan. Karena acara ini sangat positif sekali. Saya sangat berminat menjadi penonton yang langsung hadir dalam acara tersebut.
Saya mencatat sedikit mengenai apa-apa saja yang dijelaskan oleh Bapak Mario Teguh dalam berbagai tema, diantaranya: Salah Berhasrat, Hidup Ini Tidak Sementara, dan Reaksi Pengubah Hidup
Dibawah ini merupakan penuturan dari Bapak Mario Teguh dengan berbagai tema diatas…
SALAH BERHASRAT
Hasrat merupakan keinginan yang memajukan. Ada 3 hal yang boleh dijadikan hasrat, yaitu:
1. Hasrat kedudukan
Contohnya yaitu permintaan seorang pria menjadi suami kepada seorang wanita.
2. Hasrat Pangkat
Mencapai kualitas dari suatu kelompok
3. Hasrat Derajat
Memiliki : kebenaran, penampilan, pikiran (yang dipertajam), hati, tindakan
(pembuktian dari semua).
Derajat yang baik itu adalah sebaik-baiknya manusia dimana derajat itu bermanfaat bagi orang terdekat bahkan orang yang tidak mengenal kita.
Menjadi orang baik perlu 2 hal yaitu benar dan santun. Bila santun yang terlalu tetapi tidak benar merupakan hal yang menyebalkan.
Kita harus bisa mengembangkan cara-cara untuk selalu menjadi pribadi yang menarik. Contohnya: pada dasarnya pria adalah makhluk yang cepat bosan dan membenci yang rutin. Maka cobalah ubah kebiasaan-kebiasaan sehari-hari yang menjadikan lebih baik dan lebih baik lagi.
Pengertian adalah ilmunya kehidupan. Hasrat yang baik itu dari pengertian yang baik. Dengan begitu kita dapat mengetahui benar/salah. Dari tindakan yang kita lakukan. Orang yang cepat salah itu sesungguhnya cepat benar.
Hasrat yang indah adalah hidup ikhlas dalam kebaikan, bila ditipu percaya bahwa yang dilakukannya untuk menipuku tidak akan memiskinkanku. Karena hanya Tuhan yang memberikan riski kepadaku.
Bila kita ikhlas sesungguhnya kita tidak akan bersahabat pada orang buruk, sehingga tidak akan berhutang keburukan. Jika kita bergaul dengan orang baik, kita akan berhutang budi. Orang yang berbudi adalah orang yang baik.
Banyak orang yang belum meraih pangkat dan kedudukan sudah sombong. Hal demikian akan mempersulit pencapaian hasratnya karena orang lain akan berusaha menggagalkannya maka jangan memberitahukan apa yang kita inginkan, kecuali orang itu mau membantu kita untuk mencapainya.
Tuhan itu sebenarnya sabar, bila kita terus melakukan kesalahan, Tuhan akan melayaninya. Namun sadarlah bahwa kita tidak mempunyai banyak waktu didunia ini sehingga saat kita merasa sakit hati jangan melakukan kesalahan yang sama.
Kita boleh membalas kesalahan orang lain namun dengan menggunakan cara yang bijak. Memang membalas itu tidak ada yang melarang tapi akan lebih baik bila kita memaafkan. Dengan kita membalas, kita hanya bisa menurunkan orang, sehingga tetaplah menyayanginya. Karena dengan demikian Tuhanlah yang akan membalas dengan memuliakannya. Dengan demikian kita telah membatalkan hak kita untuk membalas.
Ada pertanyaan yang berbunyi seperti ini:
Terkadang pria memiliki hasrat untuk memiliki istri yang lebih dari satu. Dengan asumsi bila suatu saat nanti wanita lebih banyak dari pria, sehingga ada berbagai pilihan bagi wanita yang sulit mendapatkan suami…
1. menggangu suami orang
2. apakah harus menjadi PSK
3. atau dipoligami
Dengan permasalahan seperti ini, bagaimana mendapatkan hasrat kita pada kondisi seperti ini…
Lalu pak Mario menjawab: orang jarang sekali meminta pendapat. Orang jarang sekali meminta untuk disetujui karena pada dasarnya mereka sudah merasa cukup damai. Apapun keyakinan kita, sesungguhnya orang itu bisa membantu tanpa menikahinya tapi menikahinya. Tidak ada orang tua yang mengijinkan anaknya untuk dipoligami, tetapi dirinya sendiri mengatakan ”mau”.
Kesimpulannya: marilah menjadi pribadi yang ikhlas dalam kebaikan lalu perhatikanlah apa yang akan terjadi.
HIDUP INI TIDAK SEMENTARA
Sikap kita hari ini menentukan bentuk kehidupan kita dimasa depan. Fokuslah pada yang sekarang karena hal itu akan menentukan apa yang akan kita dapatkan nanti.
Jiwa yang kaya adalah jiwa yang damai. Tujuan dari semua keberhasilan adalah pulang ke rumah dengan perasaan damai.
Semua penderitaan adalah pemberitahuan diri untuk memperkuat diri lalu berdoalah dalam kebaikan.
Keutuhan kita adalah memenangkan kehidupan dimana hidup untuk selalu ingat akan kejadian yang terjadi dalam hidup dan berusaha untuk melakukan yang lebih baik.
Hidup sementara adalah hidupya badan namun kualitas kehidupan jiwa tidak smentara.sehingga jangan dipikirkan kehidupan akhir dari kehidupan kita. Bekerjalah seperti kita tidak akan dipanggil oleh Tuhan. Lalu beribadahlah seolah kita akan dipanggil oleh Tuhan.
Kekhawatiran tidak membatalkan apapun yang akan terjadi tetapi pasti menyadap kemampuannya / kekuatannya hari ini. Khawatirlah diri kalau tidak bekerja keras.
Sadarlah orang yang hebat adalah orag yang digunakan untuk sesuatu yang hebat.
Marilah berfokus pada yang baik lalu dalamkanlah kecintaan anda pada pekerjaan anda, lalu perhatikanlah yang akan terjadi.
REAKSI PENGUBAH HIDUP
Kehidupan isinya kejadian yang baik / buruk. Apapun yang terjadi meyakinkannya sebagai alat untuk menjadi kuat.
Kejadian yang terjadi kepada kita banyak hal yang tidak kita pilih contonya gempa,dll. Tapi keputusan kita pada masalah yang demikian itu, bila kita bereaksi baik akan mendapat reaksi yang baik dari orang lain.
Kehidupan ini tidak mengijinkan perjalanan yang lapang dan datar. Kehidupan mempunyai 2 arah perjalanan yaitu naik dan turun. Saat kita menua, melupa dan melambat kita harus bisa mendapatkan hasil yang lebih besar.
Orang yang harus berhati-hati adalah orang yang merasa hidupnya begini-begini saja. Sesungguhnya hal itu justru akan melemahkannya. Berarti dia tidak lebih baik dari yang seharusnya dia kerjakan. Karena dia sedang diberitahu pada perasaan ketidakberdayaannya itu.
Reaksi yang dibutuhkan untuk mengubah hidup yaitu:
1. melihat sesuatu yang harus diperbaiki
2. melakukan sesuatu dengan bertindak
3. nasihat orang untuk membantu
4. berdoa
Takdir tidak merampas sesuatu, takdir merupakan sesuatu yang harus diperhatikan.
Berlakulah damai dan bersyukur. Bereaksi santun pada orang dengan tidak marah jika haknya dirampas karena dia sadar dalam pengamatan Tuhan.
Kita kadang merasa kecil hati dalam berlaku di kehidupan kita. Percayalah bahwa kita akan mengalami kejadian yang tidak kita pilih. Sehingga kualitas dari reaksi kita terhadap kejadian tersebut adalah menagislah sebentar seperti menangisnya orang besar dan marahlah sebentar seperti marahnya orang bijak. Pilihlah reaksi yang memuliakan kehidupan dan orang lain, lalu perhatikan apa yang akan terjadi…
Selasa, 13 Maret 2012
Tugas 1 Bahasa Inggris Bisnis 2
Nama : Xsa Nency Ellicia
Kelas : 3EB13
NPM : 26209711
EXERCISE A
7. With her purse in her hand ran through the door.
answer : (W) With her purse In her hand she ran through the door.
Note:
She = Subject
Ran = Verb
With her purse = Preposition
In her hand = Preposition
EXERCISE B
1. During the meeting in the office discussed the schedule.
Answer : (W) During the meeting in the office we discussed the schedule.
Note :
We = Subject
Discussed = Verb
TOEFL EXERCISE
1. Mark Twain ...... the years after the Civil War the "Gilded Age".
a. called = Verb
b. he called = Double subject
c. calling = kata kerja aktif
d. his calls = noun
Answer = a. called
Kelas : 3EB13
NPM : 26209711
EXERCISE A
7. With her purse in her hand ran through the door.
answer : (W) With her purse In her hand she ran through the door.
Note:
She = Subject
Ran = Verb
With her purse = Preposition
In her hand = Preposition
EXERCISE B
1. During the meeting in the office discussed the schedule.
Answer : (W) During the meeting in the office we discussed the schedule.
Note :
We = Subject
Discussed = Verb
TOEFL EXERCISE
1. Mark Twain ...... the years after the Civil War the "Gilded Age".
a. called = Verb
b. he called = Double subject
c. calling = kata kerja aktif
d. his calls = noun
Answer = a. called
Selasa, 17 Januari 2012
Rintihan Tangis dalam Istana Megah
Aku merasa menjadi orang yang paling bahagia...
Lulus SMA dengan nilai total 50,80 dari 6 pelajaran...
Diiringi dengan dapatnya PMDK di Institut Pertanian___...
Beasiswa di Guna___...
Lolos tes wawancara tahap 1 di Sekolah Tinggi Ilmu ___...
dan lain-lainnya...
Yang sesungguhnya aku bisa dengan mudahnya menunjuk ingin kuliah dimana...
Ternyata kebahagiaanku cukuplah sampai disitu..
Kesedihan yang kini mulai bertubi-tubi berdatangan...
Aku tidak dapat menunjukkan suatu pembuktian...
mendapatkan nilai yang cukup fantastis...
dengan meraih peringkat 10 besar di sekolahku...
Kepada satu-satunya orang yang selalu memarahiku ketika belajar...
ketika selalu mendapatkan nilai terburuk...
Kini saatnya aku mampu mengubah nilaiku...
dengan belajar yang begitu gigihnya...
Harus menerima kenyataan...
ia telah pergi tanpa sudi melihat hasil kerja kerasku...
demi mendapatkan nilai terbaik...
Bahkan mampu mendapatkan nilai yang lebih baik...
dari orang yang selalu ia bangga-banggakan...
kepada semua orang yaitu kakakku...
Aku harus berberat hati menolak semua Universitas...
yang senantiasa membuka gerbangnya lebar-lebar...
untuk menerimaku menjadi mahasiswa yang menuntut ilmu...
hingga gelar sarjana dapat ku raih...
Entah bagaimana aku harus meminta maaf kepada SMA-ku...
yang sudah berusaha mendapatkan PMDK di Institut Pertanian ___ untukku...
yang mungkin PMDK institut Pertanian ___ pada tahun mendatang...
akan mengurangi jumlah siswa PMDK di SMA-ku...
Keterbatasan dana yang kini mulai bicara...
Kepala keluarga yang seharusnya bertanggung jawab atas semua ini...
telah pergi entah kemana...
yang hanya dapat mengunjungiku ketika ku bermimpi...
Tidak ada lagi yang bisa ku perbuat...
kecuali menyetujui suatu kesepakatan...
bahwa aku harus menyelesaikan studi-ku...
di tempat sang "kepala keluarga" itu dilahirkan...
Istana megah yang rupanya telah menantiku...
yang terdapat didalamnya 3 orang yang sangat baik...
yang menyayangiku...
Mereka malaikat bagiku...
Namun ada lagi 1 orang...
yang entah harus kunamai malaikat atau bukan..
yang jelas karenanya...
kesedihanku makin berapi-api...
(sungguh tragis bukan??)
Aku harus berkompetisi "lagi"...
untuk menentukan kampus mana yang akan mau menerimaku "lagi"...
Rupanya keridoan Allah yang kini bicara...
Hingga pada akhirnya aku harus lebih memilih Bina Sarana ___...
daripada Institut Pertanian ___, Guna___, dan lain-lainnya...
Ku rasa memang ini merupakan bagian dari perjalanan hidupku...
Hingga "mau tidak mau" dan "sebisa mungkin" aku "harus" berusaha "ikhlas"...
menjalani setiap hari-hariku...
di istana dan kampuz itu...
Hari demi hari mulai berganti...
Aku menyukai kuliah di kampus itu...
Teman-teman disana sangat baik kepadaku...
Dosen-dosen mengenalku karena keberanianku...
untuk bicara, tunjuk tangan dan lain-lainnya...
Hingga pada akhirnya aku mampu mendapat IPK 3,7 sekian,,,sekian,,,sekian....
IPK yang paling tinggi di kelas...
Bahkan harusnya aku mendapatkan hadiah dari kampus itu...
Namun????????
hmmmmmmm.....
Lantas,,, bagaimana keadaanku di Istana itu???
Tidak ada 1 pun orang yang dapat membayangkannya...
Setiap detik bagai 1 tahun bagiku...
Mengapa????
Ketakutan,,,Rintihan,,,Tagisan,,,detakan jantung yang tak henti-hentinya mengunjungi...
disetiap detik hari-hariku...
1 orang itu,,,
ya dia...
mungkin harus ku namai " peri" agar tidak menyakiti perasaannya...
sesungguhnya aku menyayanginya...
Namun,,, ketika ia marah???
hmmmmmm
Aku baru kali ini menemukan orang yang seseram itu...
yang mungkin suatu saat nyawaku yang akan menjadi taruhannya..
Aku selalu mencari jalan yang ku rasa aman...
agar ku tak terlihat oleh mata indahnya...
Namun perjuanganku itu terkadang sia-sia...
Aku seperti sedang dalam sinetron,,,
yaang dimana aku menjadi pemeran protagonis...
dan "peri" itu menjadi pemeran antagonisnya...
Kedengarannya menarik bukan???
yaaa...
jika itu memang dalam kisah sinetron....
Saat ku menonton TV...
bersama 1 malaikat...
ia datang...
Sengaja ia menutupi arah pandangan ku ke TV...
Menghalangiku dengan tubuhnya yang mungil itu...
dengan tangan yang ditopang ke pinggangnya...
ooohh itu seram sekali...
Lalu apa yang bisa ku perbuat??
Hanya menelan ludah yang sangat beratnya...
(perlu dipraktekkan??? coba saja sendiri... :P )
Banyak yang ku dengar tentangnya...
Ia pernah membawa pisau saat memarahi orang...
yang saat itu menjadi giliran orang yang dimarahinya...
itu sangat mengerikan...
Sepertinya ia memang setragis itu...
karena aku akhirnya melihat dengan mata kepalaku sendiri...
ooohh tidaakk,,, tidaakkk...
Bukan aku yang menjadi gilirannya...
aku melihat ia memukuli orang itu dengan koran...
ku lihat pula ia melempari batu kepada orang yang dimarahinya...
Aku ingin sekali membantu orang-orang itu...
Lalu,,,apa yang bisa ku perbuat???
Aku saja selalu mengurung diriku dikamar...
dengan mengunci pintu dan menahan dengan sekencang-kencangnya...
Menutup horden kamar,,,
Lalu menangis karena ketakutan...
Di tengah lelapnya malam...
ku selalu terbangun...
karena ada panggilan alam yang memaksaku...
harus kekamar kecil...
Terdengar olehku ketukan palu yang begitu kencang diiringinya ke tembok...
ku lihat dari lubang kunci yang kecil...
ternyata sang peri yang memainkan alat musik itu...
ooohhh tidaakkkk....
bagaimana aku harus kekamar kecil...
di saat semua orang tertidur lelap dengan pulasnya...
bermumpi dengan indahnya...
menari-nari bagai artis di film india,,,
atau bisakah kalian menceritakan mimpi kalian yang indah pada saat itu???
pada saat aku yang disini...
yang sedang menahan untuk membuang hajat...
yang sulit untuk diajak kompromi...
Apa yang bisa kuperbuat Tuhan??
yang jika ku keluar kamar,,,
mungkin riwayat hidupku cukup sampai disitu...
Aku tidak ingin mati konyol...
Mungkin hanya aku saja yang tahu bagaimana aku mengatasi masalahku dimalam itu...
dengan tidak keluar kamar sama sekali...
dapat terbayangkan???
Sempat waktu itu,,,
ketika ku tertidur dengan pulasnya di sore hari...
aku tidak mendengar malaikat sedang memanggilku...
ketika ku terbangun...
malaikat itu sepertinya takut sekali terjadi hal yang tidak diinginkan...
sewaktu aku berada di dalam kamar...
hingga pada akhirnya...
kunci itu,,,
yaa,,,malaikat itu mengambilnya...
agar ia tidak khawatir lagi...
Oooohh tidaakkk,,,
bagaimana aku harus bersembunyi...
ketika peri itu mengejar dan memarahiku...
dan akhirnya ketakutanku itu terbukti...
Peri itu mengejarku dan ia berusaha untuk membuka pintu kamar....
Sekuat tenaga ku tahan pintu itu...
Ohhh Tuhan aku takut sekalii...
Lalu ia pergi karena tidak bisa membuka pintu...
Akhirnya aku bisa bernafas lega walau itu hanya untuk sejenak...
Aku berusaha untuk mencari dimana kunci itu disembunyikan...
dan akhirnya aku dapat menemukannya...
Ohh malaikat,,,ku mohon maafkan aku...
bukan sengaja ku membuatmu khawatir...
Namun ini semua demi keselamatanku juga...
Aku takut saat malam tiba...
ketika semua orang terlelap...
peri itu membuka pintu kamar...
dan...
oohh aku tidak ingin membayang-bayangkannya lagi...
Aku ingin selalu bisa membantu malaikat-malaikat itu dalam hal apa saja..
namun siapa yang tahu???
aku tidak bisa sering membantu mereka,,,
karena ketakutan jika bertemu dengan peri itu...
apalagi jika peri itu tahu aku sedang membantu malaikat,,,
oohh dia sangat marah sekali....
dalam keadaanku yang seperti ini...
aku tidak diperbolehkan mengadu kepada siapapun...
sebenarnya menambah kepedihan bagiku...
namun,,, ku fikir...
mengadu kepada siapapun...
tidak ada yang bisa membantuku...
ketika aku menjadi giliran orang yang dimarahinya...
Hingga tidak ada lagi tempat ku mengadu kecuali kepada sang pencipta...
aku rutin mengerjakan solatku...
rutin pula membaca ayat al-quran...
yang pada akhirnya,,,hanya selang 2 bulan,,
aku dapat mengkhatamkan al-quran...
rutin pula aku berdoa agar semua ini dapat berakhir dengan kebahagiaan...
begitulah kisah tragisku di istana itu...
mungkin kini saatnya untukku mengakhiri semua...
ada ajakan untukku melanjutkan kuliah di jakarta...
entah apa yang aku pikirkan saat itu...
aku sempat menolak ajakan itu...
karena aku berat meninggalkan teman-teman dikampus itu...
Tapi,,, jika aku memikirkan aku harus 2 tahun lebih dengan menyelesaikan program diploma ku di sana...
mungkin rumah sakit jiwa atau bahkan batu nisan yang akan menantiku...
ooohh tidaakkk,,,tidaakk...
sudah ku bilang aku tidak mau mati konyol....
hingga aku mencoba memberikan alasan yang realistis..
tanpa harus mengutarakan atau mengungkit keinginan terbesarku untuk pergi meninggalkan istana itu...
sungguh keputusan yang bijaksana bukan???
menutupi semua masalahku yang mungkin akan menjadikan beberapa orang membenciku atau tidak menyukai keputusanku...
ok baiklaahh...
kebencian itu tidak menjadi masalah buat ku...
karena yang paling terpenting saat ini adalah kedamaian dalam hidup...
dan aku masih punya cita-cita yang ingin sekali dapat ku raih...
Akhirnya Allah meridoi ku berkuliah di guna___...
yang disemester awal aku bisa mempertahankan IPK ku yaitu 3,7 sekian, sekian, sekian...
dan kini saatnya aku akan membuktikan...
bahwa aku mampu menjadi yang terbaik dengan segala keterbatasanku...
akan ku buktikan kepada siapa saja yang membenciku...
bahwa aku mampu membahagiakan kalian...
hanya tolong berikan aku waktu untuk membuktikannya...
tidak akan aku menyia-nyiakan kesempatan ini...
karena Allah selalu datang membantuku...
thankz god...
:-*
by: Xsa Nency Ellicia
Lulus SMA dengan nilai total 50,80 dari 6 pelajaran...
Diiringi dengan dapatnya PMDK di Institut Pertanian___...
Beasiswa di Guna___...
Lolos tes wawancara tahap 1 di Sekolah Tinggi Ilmu ___...
dan lain-lainnya...
Yang sesungguhnya aku bisa dengan mudahnya menunjuk ingin kuliah dimana...
Ternyata kebahagiaanku cukuplah sampai disitu..
Kesedihan yang kini mulai bertubi-tubi berdatangan...
Aku tidak dapat menunjukkan suatu pembuktian...
mendapatkan nilai yang cukup fantastis...
dengan meraih peringkat 10 besar di sekolahku...
Kepada satu-satunya orang yang selalu memarahiku ketika belajar...
ketika selalu mendapatkan nilai terburuk...
Kini saatnya aku mampu mengubah nilaiku...
dengan belajar yang begitu gigihnya...
Harus menerima kenyataan...
ia telah pergi tanpa sudi melihat hasil kerja kerasku...
demi mendapatkan nilai terbaik...
Bahkan mampu mendapatkan nilai yang lebih baik...
dari orang yang selalu ia bangga-banggakan...
kepada semua orang yaitu kakakku...
Aku harus berberat hati menolak semua Universitas...
yang senantiasa membuka gerbangnya lebar-lebar...
untuk menerimaku menjadi mahasiswa yang menuntut ilmu...
hingga gelar sarjana dapat ku raih...
Entah bagaimana aku harus meminta maaf kepada SMA-ku...
yang sudah berusaha mendapatkan PMDK di Institut Pertanian ___ untukku...
yang mungkin PMDK institut Pertanian ___ pada tahun mendatang...
akan mengurangi jumlah siswa PMDK di SMA-ku...
Keterbatasan dana yang kini mulai bicara...
Kepala keluarga yang seharusnya bertanggung jawab atas semua ini...
telah pergi entah kemana...
yang hanya dapat mengunjungiku ketika ku bermimpi...
Tidak ada lagi yang bisa ku perbuat...
kecuali menyetujui suatu kesepakatan...
bahwa aku harus menyelesaikan studi-ku...
di tempat sang "kepala keluarga" itu dilahirkan...
Istana megah yang rupanya telah menantiku...
yang terdapat didalamnya 3 orang yang sangat baik...
yang menyayangiku...
Mereka malaikat bagiku...
Namun ada lagi 1 orang...
yang entah harus kunamai malaikat atau bukan..
yang jelas karenanya...
kesedihanku makin berapi-api...
(sungguh tragis bukan??)
Aku harus berkompetisi "lagi"...
untuk menentukan kampus mana yang akan mau menerimaku "lagi"...
Rupanya keridoan Allah yang kini bicara...
Hingga pada akhirnya aku harus lebih memilih Bina Sarana ___...
daripada Institut Pertanian ___, Guna___, dan lain-lainnya...
Ku rasa memang ini merupakan bagian dari perjalanan hidupku...
Hingga "mau tidak mau" dan "sebisa mungkin" aku "harus" berusaha "ikhlas"...
menjalani setiap hari-hariku...
di istana dan kampuz itu...
Hari demi hari mulai berganti...
Aku menyukai kuliah di kampus itu...
Teman-teman disana sangat baik kepadaku...
Dosen-dosen mengenalku karena keberanianku...
untuk bicara, tunjuk tangan dan lain-lainnya...
Hingga pada akhirnya aku mampu mendapat IPK 3,7 sekian,,,sekian,,,sekian....
IPK yang paling tinggi di kelas...
Bahkan harusnya aku mendapatkan hadiah dari kampus itu...
Namun????????
hmmmmmmm.....
Lantas,,, bagaimana keadaanku di Istana itu???
Tidak ada 1 pun orang yang dapat membayangkannya...
Setiap detik bagai 1 tahun bagiku...
Mengapa????
Ketakutan,,,Rintihan,,,Tagisan,,,detakan jantung yang tak henti-hentinya mengunjungi...
disetiap detik hari-hariku...
1 orang itu,,,
ya dia...
mungkin harus ku namai " peri" agar tidak menyakiti perasaannya...
sesungguhnya aku menyayanginya...
Namun,,, ketika ia marah???
hmmmmmm
Aku baru kali ini menemukan orang yang seseram itu...
yang mungkin suatu saat nyawaku yang akan menjadi taruhannya..
Aku selalu mencari jalan yang ku rasa aman...
agar ku tak terlihat oleh mata indahnya...
Namun perjuanganku itu terkadang sia-sia...
Aku seperti sedang dalam sinetron,,,
yaang dimana aku menjadi pemeran protagonis...
dan "peri" itu menjadi pemeran antagonisnya...
Kedengarannya menarik bukan???
yaaa...
jika itu memang dalam kisah sinetron....
Saat ku menonton TV...
bersama 1 malaikat...
ia datang...
Sengaja ia menutupi arah pandangan ku ke TV...
Menghalangiku dengan tubuhnya yang mungil itu...
dengan tangan yang ditopang ke pinggangnya...
ooohh itu seram sekali...
Lalu apa yang bisa ku perbuat??
Hanya menelan ludah yang sangat beratnya...
(perlu dipraktekkan??? coba saja sendiri... :P )
Banyak yang ku dengar tentangnya...
Ia pernah membawa pisau saat memarahi orang...
yang saat itu menjadi giliran orang yang dimarahinya...
itu sangat mengerikan...
Sepertinya ia memang setragis itu...
karena aku akhirnya melihat dengan mata kepalaku sendiri...
ooohh tidaakk,,, tidaakkk...
Bukan aku yang menjadi gilirannya...
aku melihat ia memukuli orang itu dengan koran...
ku lihat pula ia melempari batu kepada orang yang dimarahinya...
Aku ingin sekali membantu orang-orang itu...
Lalu,,,apa yang bisa ku perbuat???
Aku saja selalu mengurung diriku dikamar...
dengan mengunci pintu dan menahan dengan sekencang-kencangnya...
Menutup horden kamar,,,
Lalu menangis karena ketakutan...
Di tengah lelapnya malam...
ku selalu terbangun...
karena ada panggilan alam yang memaksaku...
harus kekamar kecil...
Terdengar olehku ketukan palu yang begitu kencang diiringinya ke tembok...
ku lihat dari lubang kunci yang kecil...
ternyata sang peri yang memainkan alat musik itu...
ooohhh tidaakkkk....
bagaimana aku harus kekamar kecil...
di saat semua orang tertidur lelap dengan pulasnya...
bermumpi dengan indahnya...
menari-nari bagai artis di film india,,,
atau bisakah kalian menceritakan mimpi kalian yang indah pada saat itu???
pada saat aku yang disini...
yang sedang menahan untuk membuang hajat...
yang sulit untuk diajak kompromi...
Apa yang bisa kuperbuat Tuhan??
yang jika ku keluar kamar,,,
mungkin riwayat hidupku cukup sampai disitu...
Aku tidak ingin mati konyol...
Mungkin hanya aku saja yang tahu bagaimana aku mengatasi masalahku dimalam itu...
dengan tidak keluar kamar sama sekali...
dapat terbayangkan???
Sempat waktu itu,,,
ketika ku tertidur dengan pulasnya di sore hari...
aku tidak mendengar malaikat sedang memanggilku...
ketika ku terbangun...
malaikat itu sepertinya takut sekali terjadi hal yang tidak diinginkan...
sewaktu aku berada di dalam kamar...
hingga pada akhirnya...
kunci itu,,,
yaa,,,malaikat itu mengambilnya...
agar ia tidak khawatir lagi...
Oooohh tidaakkk,,,
bagaimana aku harus bersembunyi...
ketika peri itu mengejar dan memarahiku...
dan akhirnya ketakutanku itu terbukti...
Peri itu mengejarku dan ia berusaha untuk membuka pintu kamar....
Sekuat tenaga ku tahan pintu itu...
Ohhh Tuhan aku takut sekalii...
Lalu ia pergi karena tidak bisa membuka pintu...
Akhirnya aku bisa bernafas lega walau itu hanya untuk sejenak...
Aku berusaha untuk mencari dimana kunci itu disembunyikan...
dan akhirnya aku dapat menemukannya...
Ohh malaikat,,,ku mohon maafkan aku...
bukan sengaja ku membuatmu khawatir...
Namun ini semua demi keselamatanku juga...
Aku takut saat malam tiba...
ketika semua orang terlelap...
peri itu membuka pintu kamar...
dan...
oohh aku tidak ingin membayang-bayangkannya lagi...
Aku ingin selalu bisa membantu malaikat-malaikat itu dalam hal apa saja..
namun siapa yang tahu???
aku tidak bisa sering membantu mereka,,,
karena ketakutan jika bertemu dengan peri itu...
apalagi jika peri itu tahu aku sedang membantu malaikat,,,
oohh dia sangat marah sekali....
dalam keadaanku yang seperti ini...
aku tidak diperbolehkan mengadu kepada siapapun...
sebenarnya menambah kepedihan bagiku...
namun,,, ku fikir...
mengadu kepada siapapun...
tidak ada yang bisa membantuku...
ketika aku menjadi giliran orang yang dimarahinya...
Hingga tidak ada lagi tempat ku mengadu kecuali kepada sang pencipta...
aku rutin mengerjakan solatku...
rutin pula membaca ayat al-quran...
yang pada akhirnya,,,hanya selang 2 bulan,,
aku dapat mengkhatamkan al-quran...
rutin pula aku berdoa agar semua ini dapat berakhir dengan kebahagiaan...
begitulah kisah tragisku di istana itu...
mungkin kini saatnya untukku mengakhiri semua...
ada ajakan untukku melanjutkan kuliah di jakarta...
entah apa yang aku pikirkan saat itu...
aku sempat menolak ajakan itu...
karena aku berat meninggalkan teman-teman dikampus itu...
Tapi,,, jika aku memikirkan aku harus 2 tahun lebih dengan menyelesaikan program diploma ku di sana...
mungkin rumah sakit jiwa atau bahkan batu nisan yang akan menantiku...
ooohh tidaakkk,,,tidaakk...
sudah ku bilang aku tidak mau mati konyol....
hingga aku mencoba memberikan alasan yang realistis..
tanpa harus mengutarakan atau mengungkit keinginan terbesarku untuk pergi meninggalkan istana itu...
sungguh keputusan yang bijaksana bukan???
menutupi semua masalahku yang mungkin akan menjadikan beberapa orang membenciku atau tidak menyukai keputusanku...
ok baiklaahh...
kebencian itu tidak menjadi masalah buat ku...
karena yang paling terpenting saat ini adalah kedamaian dalam hidup...
dan aku masih punya cita-cita yang ingin sekali dapat ku raih...
Akhirnya Allah meridoi ku berkuliah di guna___...
yang disemester awal aku bisa mempertahankan IPK ku yaitu 3,7 sekian, sekian, sekian...
dan kini saatnya aku akan membuktikan...
bahwa aku mampu menjadi yang terbaik dengan segala keterbatasanku...
akan ku buktikan kepada siapa saja yang membenciku...
bahwa aku mampu membahagiakan kalian...
hanya tolong berikan aku waktu untuk membuktikannya...
tidak akan aku menyia-nyiakan kesempatan ini...
karena Allah selalu datang membantuku...
thankz god...
:-*
by: Xsa Nency Ellicia
Sabtu, 12 November 2011
PENALARAN DEDUKTIF
Penalaran
Penalaran adalah proses berpikir yang bertolak dari pengamatan indera (observasi empirik) yangmenghasilkan sejumlah konsep dan pengertian. Berdasarkan pengamatan yang sejenis juga akanterbentuk suatu proposisi – proposisi yang sejenis, berdasarkan sejumlah proposisi yangdiketahui atau dianggap benar, orang menyimpulkan sebuah proposisi baru yang sebelumnyatidak diketahui.
Proses inilah yang disebut menalar.Dalam penalaran, proposisi yang dijadikan dasar penyimpulan disebut dengan premis(antesedens) dan hasil kesimpulannya disebut dengan konklusi (consequence). Untuk memperoleh pengetahuan ilmiah dapat digunakan dua jenis penalaran, yaitu Penalaran Deduktif dan Penalaran Induktif.
Penalaran Deduktif
Penalaran Deduktif adalah suatu penalaran yang berpangkal pada suatu peristiwa umum, yang kebenarannya telah diketahui atau diyakini, dan berakhir pada suatu kesimpulan atau pengetahuan baru yang bersifat lebih khusus.
Metode ini diawali dari pebentukan teori, hipotesis, definisi operasional,instrumen dan operasionalisasi. Dengan kata lain, untuk memahami suatu gejala terlebih dahuluharus memiliki konsep dan teori tentang gejala tersebut dan selanjutnya dilakukan penelitian dilapangan. Dengan demikian konteks penalaran deduktif tersebut, konsep dan teori merupakankata kunci untuk memahami suatu gejala.
Contoh : yaitu sebuah sistem generalisasi.
Laptop adalah barang eletronik dan membutuhkan daya listrik untuk beroperasi, DVD Player adalah barang elektronik dan membutuhkan daya listrik untuk beroperasi.
Generalisasi : semua barang elektronik membutuhkan daya listrik untuk beroperasi.
Pengertian Premis Mayor dan Premis Minor
Premis mayor adalah pernyataan umum, sementara premis minor artinya pernyataan khusus. Proses itu dikenal dengan istilah silogisme. Silogisme merupakan proses penalaran di mana dari dua proposisi (sebagai premis) ditarik suatu proposisi baru (berupa konklusi). Misalnya : "Semua orang akhirnya akan mati" (premis mayor). Hasan adalah orang (premis minor). Oleh karena itu, "Hasan akhirnya juga akan mati" (kesimpulan). Jadi, berfikir deduktif adalah berfikir dari yang umum ke yang khusus. Dari yang abstrak ke yang konkrit. Dari teori ke fakta-fakta.
Jenis Penalaran Deduktif
Jenis penalaran deduktif yang menarik kesimpulan secara tidak langsung yaitu:
1. Silogisme Kategorial : Silogisme yang terjadi dari tiga proposisi. Silogisme kategorial disusun berdasarkan klasifikasi premis dan kesimpulan yang kategoris. Konditional hipotesis yaitu : bila premis minornya membenarkan anteseden, simpulannya membenarkan konsekuen. Bila minornya Menolak anteseden, simpulannya juga menolak konsekuen. Premis yang mengandung predikat dalam kesimpulan disebut premis mayor, sedangkan premis yang mengandung subjek dalam kesimpulan disebut premis minor.
Contoh :
Premis Mayor : Tidak ada manusia yang abadi
Premis Minor : Socrates adalah manusia
Kesimpulan : Socrates tidak abadi
Kaedah- kaedah dalam silogisme kategorial adalah :
1. Silogisme harus terdiri atas tiga term yaitu : term mayor, term minor, term penengah.
2. Silogisme terdiri atas tiga proposisi yaitu premis mayor, premis minor, dan kesimpulan
3. Dua premis yang negatif tidak dapat menghasilkan simpulan.
4. Bila salah satu premisnya negatif, simpulan pasti negative.
5. Dari premis yang positif, akan dihasilkan simpulan yang positif.
6. Dari dua premis yang khusus tidak dapat ditarik satu simpulan.
7. Bila premisnya khusus, simpulan akan bersifat khusus.
8. Dari premis mayor khusus dan premis minor negatif tidak dapat ditarik satu simpulan.
2. Silogisme Hipotesis : Silogisme yang terdiri atas premis mayor yang berproposisi konditional hipotesis. Menurut Parera (1991: 131) Silogisme hipotesis terdiri atas premis mayor, premis minor, dan kesimpulan. Akan tetapi premis mayor bersifat hipotesis atau pengadaian dengan jika … konklusi tertentu itu terjadi, maka kondisi yang lain akan menyusul terjadi. Premis minor menyatakan kondisi pertama terjadi atau tidak terjadi. Ada 4 (empat) macam tipe silogisme hipotesis:
1. Silogisme hipotesis yang premis minornya mengakui bagian antecedent, seperti:
Jika hujan, saya naik becak.
Sekarang hujan.
Jadi saya naik becak.
2. Silogisme hipotesis yang premis minornya mengakui bagiar konsekuennya, seperti:
Bila hujan, bumi akan basah.
Sekarang bumi telah basah.
Jadi hujan telah turun.
3. Silogisme hipotesis yang premis minornya mengingkari antecedent, seperti:
Jika politik pemerintah dilaksanakan dengan paksa, maka
kegelisahan akan timbul. Politik pemerintahan tidak dilaksanakan dengan paksa, Jadi kegelisahan tidak akan timbul. Silogisme hipotetik yang premis minornya mengingkari bagian konsekuennya, seperti:
Bila mahasiswa turun ke jalanan, pihak penguasa akan gelisah Pihak penguasa tidak gelisah. Jadi mahasiswa tidak turun ke jalanan.
Kaedah- kaedah Silogisme Hipotesis
• Mengambil konklusi dari silogisme hipotesis jauh lebih mudah dibanding dengan silogisme kategorik. Tetapi yang penting di sini adalah menentukan kebenaran konklusinya bila premis-premisnya merupakan pernyataan yang benar.
Bila antecedent kita lambangkan dengan A dan konsekuen dengan B, jadwal hukum silogisme hipotetik adalah:
1) Bila A terlaksana maka B juga terlaksana.
2) Bila A tidak terlaksana maka B tidak terlaksana. (tidak sah = salah)
3) Bila B terlaksana, maka A terlaksana. (tidak sah = salah)
4) Bila B tidak terlaksana maka A tidak terlaksana
Contoh :
a) Premis Mayor: Jika tidak turun hujan, maka panen akan gagal
Premis Minor: Hujan tidak turun
Konklusi : Sebab itu panen akan gagal.
b) Premis Mayor : Jika tidak ada air, manusia akan kehausan.
Premis Minor : Air tidak ada.
Kesimpulan : Manusia akan kehausan.
3. Silogisme Akternatif : silogisme yang terdiri atas premis mayor berupa proposisi alternatif. Proposisi alternatif yaitu bila premis minornya membenarkan salah satu alternatifnya. Simpulannya akan menolak alternatif yang lain. Proposisi minornya adalah proposisi kategorial yang menerima atau menolak salah satu alternatifnya. Konklusi tergantung dari premis minornya.
Silogisme ini ada dua macam, silogisme disyungtif dalam arti sempit dan silogisme disyungtif dalam arti luas. Silogisme disyungtif dalam arti sempit mayornya mempunyai alternatif kontradiktif, seperti:
la lulus atau tidak lulus.
Ternyata ia lulus
Jadi, la bukan tidak lulus
Silogisme disyungtif dalam arti luas premis mayomya mempunyai alternatif bukan kontradiktif, seperti:
Xsa di rumah atau di pasar.
Ternyata tidak di rumah.
Jadi, di pasar
Silogisme disyungtif dalam arti sempit maupun arti iuas mempunyai dua tipe yaitu:
1. Premis minornya mengingkari salah satu alternatif, konklusi-nya adalah mengakui alternatif yang lain.
2. Premis minor mengakui salah satu alternatif, kesimpulannya adalah mengingkari alternatif yang lain.
Kaedah-kaedah silogisme alternatif :
1. Silogisme disyungtif dalam arti sempit, konklusi yang dihasilkan selalu benar, apabila prosedur penyimpulannya valid
2. Silogisme disyungtif dalam arti luas, kebenaran koi adalah sebagai berikut:
a. Bila premis minor mengakui salah satu alterna konklusinya sah (benar)
Contoh :
Rizki menjadi guru atau pelaut.
la adalah guru.
Jadi bukan pelaut
Rizki menjadi guru atau pelaut.
la adalah pelaut.
Jadi bukan guru
b. Bila premis minor mengingkari salah satu a konklusinya tidak sah (salah)
Contoh :
Penjahat itu lari ke Surabaya atau ke Yogya.
Ternyata tidak lari ke Yogya.
Jadi ia lari ke Surabaya. (Bisa jadi ia lari ke kota lain).
Rifki menjadi guru atau pelaut.
Ternyata ia bukan pelaut.
Jadi ia guru. (Bisa jadi ia seorang pedagang)
Contoh :
Premis Mayor : Nenek Sumi berada di Bandung atau Bogor.
Premis Minor : Nenek Sumi berada di Bandung.
Kesimpulan : Jadi, Nenek Sumi tidak berada di Bogor.
4. Entimen : Silogisme ini jarang ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam tulisan maupun tulisan. Yang dikemukakan hanya premis minor dan kesimpulan.
Entimen atau Enthymeme berasal dari bahasa Yunani “en” artinya di dalam dan “thymos” artinya pikiran adalah sejenis silogisme yang tidak lengkap, tidak untuk menghasilkan pembuktian ilmiah, tetapi untuk menimbulkan keyakinan dalam sebuah entimem, penghilangan bagian dari argumen karena diasumsikan dalam penggunaan yang lebih luas, istilah "enthymeme" kadang-kadang digunakan untuk menjelaskan argumen yang tidak lengkap dari bentuk selain silogisme.
Menurut Aristoteles yang ditulis dalam Retorika, sebuah "retorik silogisme" adalah bertujuan untuk pembujukan yang berdasarkan kemungkinan komunikan berpendapat sedangkan teknik bertujuan untuk pada demonstrasi. Kata lainnya, entimem merupakan silogisme yang diperpendek.
Contoh :
Rumus Entimen:
PU : Semua A = B : Pegawai yang baik tidak pernah datang terlambat.
PK : Nyoman pegawai yang baik.
S : Nyoman tidak pernah datang terlambat
Entimen : Nyoman tidak pernah datang terlambat karena ia pegawai yang baik
Beberapa ciri utama dari penalaran deduktif, yaitu :
1. Jika semua premis benar maka kesimpulan pasti benar
2. Semua informasi atau fakta pada kesimpulan sudah ada, sekurangnya secara implisit, dalam premis.
Sumber :
1. http://wikiberita.net/news/165909-contoh-penalaran-deduktif.html
2. http://id.wikipedia.org/wiki/Logika
3. http://myth90.blogspot.com/2011/02/penalaran-deduktif.html
4. http://litstarss.blogspot.com/2010/03/penalaran-deduktif-serta-premis_09.html
5. http://rahmaekaputri.blogspot.com/2011/02/penalaran-deduktif.html
Penalaran adalah proses berpikir yang bertolak dari pengamatan indera (observasi empirik) yangmenghasilkan sejumlah konsep dan pengertian. Berdasarkan pengamatan yang sejenis juga akanterbentuk suatu proposisi – proposisi yang sejenis, berdasarkan sejumlah proposisi yangdiketahui atau dianggap benar, orang menyimpulkan sebuah proposisi baru yang sebelumnyatidak diketahui.
Proses inilah yang disebut menalar.Dalam penalaran, proposisi yang dijadikan dasar penyimpulan disebut dengan premis(antesedens) dan hasil kesimpulannya disebut dengan konklusi (consequence). Untuk memperoleh pengetahuan ilmiah dapat digunakan dua jenis penalaran, yaitu Penalaran Deduktif dan Penalaran Induktif.
Penalaran Deduktif
Penalaran Deduktif adalah suatu penalaran yang berpangkal pada suatu peristiwa umum, yang kebenarannya telah diketahui atau diyakini, dan berakhir pada suatu kesimpulan atau pengetahuan baru yang bersifat lebih khusus.
Metode ini diawali dari pebentukan teori, hipotesis, definisi operasional,instrumen dan operasionalisasi. Dengan kata lain, untuk memahami suatu gejala terlebih dahuluharus memiliki konsep dan teori tentang gejala tersebut dan selanjutnya dilakukan penelitian dilapangan. Dengan demikian konteks penalaran deduktif tersebut, konsep dan teori merupakankata kunci untuk memahami suatu gejala.
Contoh : yaitu sebuah sistem generalisasi.
Laptop adalah barang eletronik dan membutuhkan daya listrik untuk beroperasi, DVD Player adalah barang elektronik dan membutuhkan daya listrik untuk beroperasi.
Generalisasi : semua barang elektronik membutuhkan daya listrik untuk beroperasi.
Pengertian Premis Mayor dan Premis Minor
Premis mayor adalah pernyataan umum, sementara premis minor artinya pernyataan khusus. Proses itu dikenal dengan istilah silogisme. Silogisme merupakan proses penalaran di mana dari dua proposisi (sebagai premis) ditarik suatu proposisi baru (berupa konklusi). Misalnya : "Semua orang akhirnya akan mati" (premis mayor). Hasan adalah orang (premis minor). Oleh karena itu, "Hasan akhirnya juga akan mati" (kesimpulan). Jadi, berfikir deduktif adalah berfikir dari yang umum ke yang khusus. Dari yang abstrak ke yang konkrit. Dari teori ke fakta-fakta.
Jenis Penalaran Deduktif
Jenis penalaran deduktif yang menarik kesimpulan secara tidak langsung yaitu:
1. Silogisme Kategorial : Silogisme yang terjadi dari tiga proposisi. Silogisme kategorial disusun berdasarkan klasifikasi premis dan kesimpulan yang kategoris. Konditional hipotesis yaitu : bila premis minornya membenarkan anteseden, simpulannya membenarkan konsekuen. Bila minornya Menolak anteseden, simpulannya juga menolak konsekuen. Premis yang mengandung predikat dalam kesimpulan disebut premis mayor, sedangkan premis yang mengandung subjek dalam kesimpulan disebut premis minor.
Contoh :
Premis Mayor : Tidak ada manusia yang abadi
Premis Minor : Socrates adalah manusia
Kesimpulan : Socrates tidak abadi
Kaedah- kaedah dalam silogisme kategorial adalah :
1. Silogisme harus terdiri atas tiga term yaitu : term mayor, term minor, term penengah.
2. Silogisme terdiri atas tiga proposisi yaitu premis mayor, premis minor, dan kesimpulan
3. Dua premis yang negatif tidak dapat menghasilkan simpulan.
4. Bila salah satu premisnya negatif, simpulan pasti negative.
5. Dari premis yang positif, akan dihasilkan simpulan yang positif.
6. Dari dua premis yang khusus tidak dapat ditarik satu simpulan.
7. Bila premisnya khusus, simpulan akan bersifat khusus.
8. Dari premis mayor khusus dan premis minor negatif tidak dapat ditarik satu simpulan.
2. Silogisme Hipotesis : Silogisme yang terdiri atas premis mayor yang berproposisi konditional hipotesis. Menurut Parera (1991: 131) Silogisme hipotesis terdiri atas premis mayor, premis minor, dan kesimpulan. Akan tetapi premis mayor bersifat hipotesis atau pengadaian dengan jika … konklusi tertentu itu terjadi, maka kondisi yang lain akan menyusul terjadi. Premis minor menyatakan kondisi pertama terjadi atau tidak terjadi. Ada 4 (empat) macam tipe silogisme hipotesis:
1. Silogisme hipotesis yang premis minornya mengakui bagian antecedent, seperti:
Jika hujan, saya naik becak.
Sekarang hujan.
Jadi saya naik becak.
2. Silogisme hipotesis yang premis minornya mengakui bagiar konsekuennya, seperti:
Bila hujan, bumi akan basah.
Sekarang bumi telah basah.
Jadi hujan telah turun.
3. Silogisme hipotesis yang premis minornya mengingkari antecedent, seperti:
Jika politik pemerintah dilaksanakan dengan paksa, maka
kegelisahan akan timbul. Politik pemerintahan tidak dilaksanakan dengan paksa, Jadi kegelisahan tidak akan timbul. Silogisme hipotetik yang premis minornya mengingkari bagian konsekuennya, seperti:
Bila mahasiswa turun ke jalanan, pihak penguasa akan gelisah Pihak penguasa tidak gelisah. Jadi mahasiswa tidak turun ke jalanan.
Kaedah- kaedah Silogisme Hipotesis
• Mengambil konklusi dari silogisme hipotesis jauh lebih mudah dibanding dengan silogisme kategorik. Tetapi yang penting di sini adalah menentukan kebenaran konklusinya bila premis-premisnya merupakan pernyataan yang benar.
Bila antecedent kita lambangkan dengan A dan konsekuen dengan B, jadwal hukum silogisme hipotetik adalah:
1) Bila A terlaksana maka B juga terlaksana.
2) Bila A tidak terlaksana maka B tidak terlaksana. (tidak sah = salah)
3) Bila B terlaksana, maka A terlaksana. (tidak sah = salah)
4) Bila B tidak terlaksana maka A tidak terlaksana
Contoh :
a) Premis Mayor: Jika tidak turun hujan, maka panen akan gagal
Premis Minor: Hujan tidak turun
Konklusi : Sebab itu panen akan gagal.
b) Premis Mayor : Jika tidak ada air, manusia akan kehausan.
Premis Minor : Air tidak ada.
Kesimpulan : Manusia akan kehausan.
3. Silogisme Akternatif : silogisme yang terdiri atas premis mayor berupa proposisi alternatif. Proposisi alternatif yaitu bila premis minornya membenarkan salah satu alternatifnya. Simpulannya akan menolak alternatif yang lain. Proposisi minornya adalah proposisi kategorial yang menerima atau menolak salah satu alternatifnya. Konklusi tergantung dari premis minornya.
Silogisme ini ada dua macam, silogisme disyungtif dalam arti sempit dan silogisme disyungtif dalam arti luas. Silogisme disyungtif dalam arti sempit mayornya mempunyai alternatif kontradiktif, seperti:
la lulus atau tidak lulus.
Ternyata ia lulus
Jadi, la bukan tidak lulus
Silogisme disyungtif dalam arti luas premis mayomya mempunyai alternatif bukan kontradiktif, seperti:
Xsa di rumah atau di pasar.
Ternyata tidak di rumah.
Jadi, di pasar
Silogisme disyungtif dalam arti sempit maupun arti iuas mempunyai dua tipe yaitu:
1. Premis minornya mengingkari salah satu alternatif, konklusi-nya adalah mengakui alternatif yang lain.
2. Premis minor mengakui salah satu alternatif, kesimpulannya adalah mengingkari alternatif yang lain.
Kaedah-kaedah silogisme alternatif :
1. Silogisme disyungtif dalam arti sempit, konklusi yang dihasilkan selalu benar, apabila prosedur penyimpulannya valid
2. Silogisme disyungtif dalam arti luas, kebenaran koi adalah sebagai berikut:
a. Bila premis minor mengakui salah satu alterna konklusinya sah (benar)
Contoh :
Rizki menjadi guru atau pelaut.
la adalah guru.
Jadi bukan pelaut
Rizki menjadi guru atau pelaut.
la adalah pelaut.
Jadi bukan guru
b. Bila premis minor mengingkari salah satu a konklusinya tidak sah (salah)
Contoh :
Penjahat itu lari ke Surabaya atau ke Yogya.
Ternyata tidak lari ke Yogya.
Jadi ia lari ke Surabaya. (Bisa jadi ia lari ke kota lain).
Rifki menjadi guru atau pelaut.
Ternyata ia bukan pelaut.
Jadi ia guru. (Bisa jadi ia seorang pedagang)
Contoh :
Premis Mayor : Nenek Sumi berada di Bandung atau Bogor.
Premis Minor : Nenek Sumi berada di Bandung.
Kesimpulan : Jadi, Nenek Sumi tidak berada di Bogor.
4. Entimen : Silogisme ini jarang ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam tulisan maupun tulisan. Yang dikemukakan hanya premis minor dan kesimpulan.
Entimen atau Enthymeme berasal dari bahasa Yunani “en” artinya di dalam dan “thymos” artinya pikiran adalah sejenis silogisme yang tidak lengkap, tidak untuk menghasilkan pembuktian ilmiah, tetapi untuk menimbulkan keyakinan dalam sebuah entimem, penghilangan bagian dari argumen karena diasumsikan dalam penggunaan yang lebih luas, istilah "enthymeme" kadang-kadang digunakan untuk menjelaskan argumen yang tidak lengkap dari bentuk selain silogisme.
Menurut Aristoteles yang ditulis dalam Retorika, sebuah "retorik silogisme" adalah bertujuan untuk pembujukan yang berdasarkan kemungkinan komunikan berpendapat sedangkan teknik bertujuan untuk pada demonstrasi. Kata lainnya, entimem merupakan silogisme yang diperpendek.
Contoh :
Rumus Entimen:
PU : Semua A = B : Pegawai yang baik tidak pernah datang terlambat.
PK : Nyoman pegawai yang baik.
S : Nyoman tidak pernah datang terlambat
Entimen : Nyoman tidak pernah datang terlambat karena ia pegawai yang baik
Beberapa ciri utama dari penalaran deduktif, yaitu :
1. Jika semua premis benar maka kesimpulan pasti benar
2. Semua informasi atau fakta pada kesimpulan sudah ada, sekurangnya secara implisit, dalam premis.
Sumber :
1. http://wikiberita.net/news/165909-contoh-penalaran-deduktif.html
2. http://id.wikipedia.org/wiki/Logika
3. http://myth90.blogspot.com/2011/02/penalaran-deduktif.html
4. http://litstarss.blogspot.com/2010/03/penalaran-deduktif-serta-premis_09.html
5. http://rahmaekaputri.blogspot.com/2011/02/penalaran-deduktif.html
Langganan:
Postingan (Atom)